BAB 2


2. PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP DAN PERTUMBUHAN POPULASI

Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah mempunyai kemampuan untuk berkembang biak. Dengan berkembang biak makhluk hidup menghasilkan keturunan. Anak atau keturunannya akan mewarisi sifat-sifat dari induknya, sehingga dengan kemampuan itu, makhluk hidup dapat melestarikan jenisnya dan terhindar dari kepunahan. Setiap makhluk hidup mempunyai cara berkembang biak yang berbeda. Tumbuhan dan hewan berkembang biak dengan cara yang berbeda. Tumbuhan dengan biji, stek, atau tunas.Hewan dengan bertelur, beranak atau dengan membelah diri.Pertumbuhan populasi yang pesat dapat menimbulkan masalah keterbatasan ruang dan kekurangan makanan.

Untuk mempermudah memahami bab ini, pelajari diagram alur yang disajikan seperti berikut.

 

Pada hewan dan tumbuhan, pertumbuhan ditandai dengan pertambahan tinggi dan besar. Jadi, dapat dikatakan bahwa pertumbuhan merupakan proses bertambahnya ukuran makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat kembali lagi. Contoh yang lebih jelas, coba perhatikan dirimu sejak saat kecil dulu hingga sekarang duduk di bangku sekolah.Terdapat perubahan, bukan?Tubuhmu semakin besar dan tinggi.

 

Perkembangbiakan Tumbuhan

Perkembangan merupakan proses perubahan makhluk hidup dengan pembentukan organ-organ yang mengarah pada kedewasaan. Perkembangbiakan tumbuhan yang beraneka ragam dikelompokkan menjadi generatif (cara kawin melalui pembuahan) dan vegetatif (tanpa pembuahan).

Gambar perkembangan tumbuhan.

  1. a.      Perkembangbiakan Generatif

Tumbuhannya biasanya berbunga (ada benang sari dan putik). Perkembangbiakan ini terjadi melalui proses penyerbukan / pembuahan yang menghasilkan biji yang tumbuh menjadi tumbuhan baru.

  1. Bunga lengkap terdiri dari kelopak, mahkota bunga, benang sari, tangkai bunga, dan putik.

Kelopak dan mahkota bunga disebut perhiasan bunga.Sedangkan putik dan benang sari disebut alat kelaim bunga.

  1. Benang sari disebut alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari, kepala sari, dan serbuk sari.

Putik disebut alat kelamin betina terdiri dari kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah.

  1. Tumbuhan lengkap terdiri dari bunga jantan dan bunga betina.

 

  1. b.      Perkembangbiakan Vegetatif

Perkembangbiakan yang tidak diawali dengan pembuahan.Pembuahan adalah suatu peristiwa peleburan atau pertemuan antara sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.Ada dua perkembangbiakan vegetatif.

  1. Perkembangbiakan vegetatif alami meliputi:
    1. Akar Rimpang/Akar tinggal (Rhizoma), merupakan batang yang tertanam dan tumbuh di dalam tanah. Batangnya tumbuh secara mendatar dan tampak seperti akar. Contoh: bunga iris, jahe, kunyit, lengkuas.
    2. Tunas Daun, di tepi daun terdapat tunas yang menghasilkan tumbuhan baru. Contoh: cocor bebek.
    3. Umbi Batang, yaitu umbi yang ada tunasnya. Contoh: kentang dan gembili.
    4. Umbi Lapis, yaitu umbi yang berlapis-lapis di tengahnya ada tunas. Umbi lapis terdiri atas daun yang mengelilingi cakram (batang) dan membengkak di dalam tanah. Contoh: bawang merah.
    5. Tunas, tumbuhan dikatakan berkembangbiak dengan tunas bila tunas dari tumbuhan tumbuh menjadi tanaman baru. Contoh: pisang, bambu, tebu.
    6. Spora, contoh: jamur, tumbuhan paku, ganggang. Pada jamur tempe, sporangium terletak pada ujung hifa yang menggembung. Hifa yaitu benang-benang yang menyusun tubuh jamur.
    7. Umbi akar, yaitu akar yang menggembung untuk menyimpan cadangan makanan. Ciri-cirinya tidak berbuku-buku, tidak mempunyai daun dan kuncup, dan tidak mempunyai mata tunas. Contoh: dahlia, singkong, dan wortel.
    8. Geragih, yaitu batang yang menjalar di atas atau di bawah permukaan tanah. Tunas pada buku-buku batang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.

 

Perkembangbiakan Hewan

Untuk melangsungkan keturunannya, setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan berkembang biak. Berkembang biak artinya menghasilkan makhluk hidup baru dengan mewariskan sifat-sifat yang dimilikinya kepada keturunannya. Keanekaragaman perkembangbiakan hewan pada umumnya dikelompokkan menjadi beberapa cara, yaitu bertelur, beranak, membelah diri, dan bertelur beranak.

  1. Bertelur (Ovipar)

Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur mempunyai ciri-ciri pada umumnya telur dierami sampai menetas. Ciri-ciri secara fisik dari hewan bertelur yaitu tidak mempunyai daun telinga. Ada dua cara pembuahan pada telur-telur hewan, yaitu pembuahan dalam (internal) dan pembuahan luar (eksternal). Pembuahan dalam terjadi di dalam tubuh hewan betina, sedang pembuahan luar terjadi di luar tubuh hewan betina. Hewan yang bertelur antara lain bangsa burung, ampibi, ikan, serangga, dan cacing.

  1. Melahirkan/beranak (Vivipar)

Ciri hewan ini dibesarkan dalam tubuh induknya, pada umumnya terjadi pada hewan mamalia  (menyusui). Ciri fisiknya memiliki daun telinga. Contoh: sapi, , kucing, kecuali ikan paus dan lumba-lumba meskipun mereka berkembang biak dengan melahirkan, kedua hewan ini tidak berdaun telinga.

  1. Bertelur dan Beranak (Ovovivipar)

Pada umumnya terjadi pada hewan yang mulutnya seperti paruh bebek. Contohnya: buaya, kadal. Pada umumnya telur-telur terletak di dalam tubuh induk betina.Setelah dibuahi induk jantannya, tidak dikeluarkan.Disimpan dalam tubuh sampai menjadi anak kadal kemudian dilahirkan.

  1. Membelah diri

Hewan yang berkembang biak dengan membelah diri pada umumnya terjadi pada hewan bersel satu (protozoa).

  1. Metamorfosis

Metamorfosis: tahap perubahan bentuk yang dialami hewan untuk menjadi dewasa. Ada 2 kelompok: metamorfosis sempurna, contoh: katak & kupu-kupu dan metamorfosis tidak sempurna, contoh: jangkerik & belalang.

  1. Metamorfosis sempurna
    1. Metamorfosis Kupu-kupu

Telur à ulat à kepompong à kupu-kupu

Gambar metamorfosis pada kupu-kupu

  1. Metamorfosis Katak

Telur à berudu (kecebong) à berudu berkaki (lipas) à katak berekor (lipas dewasa) à katak muda à katak dewasa

Gambar metamorfosis pada katak

  1. Metamorfosis Nyamuk

Telur à tempayak à pupa (jentik-jentik/kepompong) à nyamuk dewasa

Gambar metamorfosis pada nyamuk

  1. Metamorfosis Tidak Sempurna
    1. Jangkerik: telur à jangkerik muda à jangkerik dewasa
    2. Belalang: telur à belalang muda à belalang dewasa
    3. Lipas (kecoa): telur berselubung à tempayak à lipas dewasa

Gambar metamorfosis pada belalang

 

Perkembangbiakan pada Manusia

Perkembangbiakan pada manusia terjadi melalui suatu proses. Proses pembentukan manusia diawali dengan proses pembuahan. Yaitu pertemuan antara sel telur yang berasal dari wanita (ibu) dengan sel sperma yang berasal dari pria (ayah).Sel telur dibuahi oleh sperma.

Inti sel sperma akan melebur dengan inti sel telur dan terbentuk sebuah sel baru yang disebut zigot. Zigot ini akan membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16, 32 sel, dst. Zigot yang telah membelah menjadi banyak sel tadi akan berkembang menjadi embrio, lalu menjadi janin dalam rahim ibu. Lamanya waktu janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu, dari mulai proses pembuahan hingga kelahiran adalah kurang lebih 9 bulan.

Gambar perkembangan zigot hingga menjadi kumpulan sel yang akan menjadi janin.

 

Sistem Reproduksi Manusia

  • Alat Reproduksi Laki-laki

Pada alat-alat kelamin pria sebagian terletak di luar tubuh dan sebagian lagi di dalam tubuh.

Yang di luar tubuh: penis dan scotrum, di dalam: vesicula seminalis dan prostat.

Berikut beberapa organ yang melekat pada alat kelamin laki-laki, lebih jelasnya perhatikan gambar organ reproduksi laki-laki.

  1. Kandung Kemih

Berfungsi menampung air seni yang diproduksi di dalam ginjal.Air seni yang sudah dipisahkan dari darah turun ke dalam kandung kemih melalui ureter.Di dalam kandung kemih itulah berbagai sisa kotoran air disimpan sampai kemudian penuh lalu dibuang melalui pipa kemih (uretra) menuju keluar dari kandung kemih.

  1. Tulang Pubis

Dikenal pula dengan tulang kemaluan, tapi bukan batang kemaluan.

  1. Vas Deferens

Adalah pembuluh atau saluran sperma.Saluran ini panjang dan berhubungan dengan testis ke seminalis vesicular. Vas deferens bertugas membawa dan menyalurkan spermatozoa ke seminalis vesicular di mana benin itu disimpan. Jika vas ini diblokir atau ditutup, maka laki-laki menjadi steril (mandul).

  1. Penis

Penis atau zakar ini merupakan organ internal dan eksternal.Terdiri dari jaringan berliang renik yang merupakan suatu susunan berbentuk sarang tawon dari jaringan pembuluh darah. Bila zakar ini mendapat rangsangan seksual, darah akan masuk dengan cepat pada jaringan-jaringan pembuluh darah. Pada saat yang sama katup-katup kecil akan segera otomatis metutup, mencegah darah itu mengalir ke luar. Bila rangsangan it terus berlanjut, maka darah akan terus mengalir dan memenuhi rongga tersebut sehingga zakar menjadi tegang dan tegak. Bila rangsangan seksuil mengendur atau telah terjadi pelepasan benih maka katup-katup kecil itu berangsur-angsur terbuka dan darah kembali ke dalam sistem pembuluh darah tubuh. Proses ini merupakan kreasi penciptaan yang luar biasa.

Kepala zakar wujudnya lebih besar sedikit dari batang zakar dan memuat konsentrasi pekat dari ujung-ujung saraf (glans) yang peka terhadap sentuhan.Glans ini tertutup oleh lapisan kulit tebal (prae-turium) atau “kulup” atau biasa disebut “kulit khatan”. Fungsi penis adalah alat untuk senggama dan membuang kotoran air (kencing). Oleh karena itu ia memerankan peranan yang sangat penting di dalam menurunkan generasi berikutnya agar tidak terputus.

  1. Uretra (saluran kencing)

Air kencing yang diprodusir di dalam ginjal sebagai akibat pemisahan air kencing (air seni) dengan darah dialirkan melalui pipa ureter menuju ke kandung kemih.Kemdudian dari situ dikeluarkan melalui uretra ke luar tubuh. Fungsi lain dari uretra adalah sebagai saluran sperma yag keluar sewaktu ejakulasi.

  1. Vesikula Seminalis

Vesikula seminalis adalah kandung sperma (air mani). Organ ini berfungsi sebagai tempat menyimpan sementara yang kedua dari sel-sel sperma dan zat cair untuk membawa sel sperma.Semua sel-sel sperma yang dihasilkan dari testis disalurkan melalui vas deferens menuju kandung sperma bersama dengan ampulla.Ampulla ialah ujung akhir saluran sperma yang membesar. Kandung ini juga berfungsi sebagai penghasil zat cair yang menjadi sebagian dari air mani.

  1. Kelenjar Prostat / Grandula Prostat

Letaknya dekat pintu keluar saluran kencing. Kelenjar ini menghasilkan cairan yang nantinya menjadi sebagian dari air mani. Bagian otot dari kelenjar prostat ini bersama-sama dengan kandung air sperma dan penis yang tegak, akan meregang lalu mengeluarkan air mani melalui saluran kencing dan keluar tubuh.

Dari prostat ini cairan yang dihasilkan sifatnya menghidupkan sel-sel sperma agar dapat bergerak bebas.Organ ini menjadi demikian vital bagi kelangsungan hidup manusia.

  1. Epididymis

Adalah anak buah zakar berupa pembuluh yang melingkar dan melekat pada ujung kelenjar pembuat benih (kelenjar kelamin). Sel-sel sperma keluar dari kelenjar testis (pembuat benih) menuju anak buah zakar dan tinggal di sana untuk sekian lama sampai menjadi matang sehingga sel mani menjadi lengkap bentuknya.

  1. Testis

Atau buah zakar (pelir) yaitu kelenjar tempat pembuat benih.Ada dua buah kelenjar kelamin yang merupakan organ-organ berbentuk oval.Di tempat ini sel-sel sperma dihasilkan (benih yang berasal dari pria).Sperma berarti “barang (benda) hidup”.Kelenjar-kelenjar kelamin juga menghasilkan hormon testoteron, yang berfungsi penting dalam pembentukan sifat tubuh laki-laki, misalnya bentuk tubuh, suara, rambut, dan lain-lain. Proses pembuatan sel-sel sperma berlangsung sejak usia 13 atau 14 tahun. Itulah mengapa anak pada masa peralihan ini (remaja) banyak mengalami perubahan, seperti suara, muka yang berjerawat, dan sebagainya.Hal ini terjadi karena ada peningkatan pada hormon-hormon testoteron.Periode ini disebut masa puber. Produksi sel-sel sperma ini terus berlangsung sampai usia setengah abad, bahkan pada usia lanjut pada pria yang sehat sel-sel sperma masih terus diproduksi.

  1. Scotrum

Yaitu kandung buah zakar (testis).Organ ini terdiri dari dua lipatan kulit yang berhubungan dengan membentuk dua bagian pula yang masing-masing berisi sebuah testis.

 

Alat Reprodusi dan Kelamin Wanita

Alat kelamin wanita terdiri dari 3 bagian penting: vulva, clitoris, dan vagina. Sedangkan alat reproduksi di dalam tubuh meliputi rahim (uterus), ovaria (indung telur), dan saluran telur.Beberapa organ yang melekat pada alat kelamin wanita seperti nampak pada gambar berikut (alat reproduksi wanita).

  1. Vulva

Yaitu alat kelamin wanita bagian luar.Terdiri dari labia mayora (bibir luar/besar), labia minora (bibir dalam/kecil), klitoris, dan hymen (selaput dara).Secara umum berfungsi sebagai pelindung dan sebagai pusat rangsangan seksuil wanita.

  1. Labia Mayora

Yaitu bibir luar/besar berupa lipatan jaringan daging yang tebal berbentuk bundar tertutup rambut.Jaringan ini melindungi organ kelamin di dalamnya yang tertutup oleh selaput lendir yang tipis.Pada wanita yang belum melahirkan, kedua labia mayora itu hampir saling menyentuh menutupi bagian dalam dari alat-alat kelamin wanita.Setelah beberapa kali melahirkan bagian-bagian dalam vulva ini mulai tidak menutup lagi hingga menjadi kelihatan.

  1. Labia Minora

Atau bibir-bibir kecil yang ada di dalam labia mayora dan berupa lipatan jaringan tipis berselaput lendir.

  1. Clitoris

Atau kelentiti tertutup oleh labia minora dan labia mayora.Clitoris pada wanita dapat dihubungkan fungsinya dengan zakar pada pria.Posisi clitoris pada bagian paling luar di mana labia minor terkatup.Clitoris terdiri dari batang, kepala, dan kulit penutup.Kulit penutup ini seperti tudung yang menutupi sebagian clitoris terbentuk oleh labia minora pada tempat bibir itu terkatup. Kepala clitoris merupakan konsentrasi simpul-simpul syaraf yang bila distimulus akan menimbulkan stimulasi seksuil pada wanita. Perbedaan dengan zakar, yaitu tidak mempunyai lubang, tidak melepaskan sesuatu, dan tidak mempunyai peranan langsung dalam reproduksi.Maksud satu-satunya adalah sebagai organ pencipta perasaan seksuil, memulai rangsangan, dan orgasme. Labia mayora, labia minora, dan clitoris merupakan organ-organ penting wanita yang sering disebut sebagai “pukas”, “farji”, atau “kemaluan wanit”.

  1. Vagina

Yaitu saluran kemaluan wanita berasal dari kata Latin yang berarti “sarung yang melindungi pedang atau bayonet”. Vagina berupa liang di antara pukas dan Rahim merupakan tempat pertemuan dengan zakar. Vagina adalah jaringan berlendir yang elastis dan berkerut-kerut.Vagina juga merupakan organ reproduksi, yaitu sebagai tempat saluran menstruasi dan saluran melahirkan.

  1. Hymen

Atau selaput dara terdiri dari selaput berlendir yang menutup sebagian vagina.Besar dan struktur serta tebalnya berbeda-beda.Fungsi biologis hymen belum diketahui secara pasti, tetapi sudah pasti hymen ini mempunyai kedudukan penting sebagai lambing sosial dan moril daripada sebagai alat kelamin belaka.Hymen ini dapat rusak atau robek karena beberapa sebab, seperti terkena benda tumpul, aktivitas fisik yang berlebihan, atau kecelakaan fisik.

  1. Rahim

Atau uterus / kandungan ibu / rongga peranakan.Bentuknya seperti buah jambu dan letaknya berada di dalam perut bawah.Rahim merupakan rumah bagi janin (anak dalam kandungan) untuk bertumbuh dan mendapat perlindungan sampai tiba saatnya dilahirkan.Ujung rahim yang lebih sempit berhubungan dengan bagian atas vagina, sering disebut sebagai leher rahim.Lubang antara rahim dan vagina disebut mulut Rahim.Kekuatan otot dinding rahim merupakan kekuatan utama yang mendorong bayi keluar lewat vagina.

  1. Indung Telur

Atau ovarium pada wanita dapat dibandingkan pada kelenjar pembuat benih (kelenjar kelamin) pada pria.Ovarium menghasilkan hormon-hormon yang menentukan sifat tubuh wanita dan menghasilkan sel-sel atau telur-telur reproduksi (ovum).

  1. Saluran Telur

Atau Tuba Fallopi terletak di antara ovarium dengan rahim.Ada dua saluran telur yang merupakan saluran dari ovarium rahim.Setiap saluran panjangnya kira-kira 10 cm. saluran-saluran ini tidak langsung dihubungkan dengan ovarium-ovarium dan mempunyai rumbai-rumbai.Rumbai-rumbai ini berfungsi menutupi permukaan ovarium agar telur tidak terlepas masuk ke dalam rongga perut, tetapi mengarahkannya ke rahim.

 

Hubungan Pertumbuhan Populasi dengan Lingkungannya

Populasi adalah kumpulan makhluk hidup sejenis yang mendiami suatu tempat tertentu.Misalnya, populasi manusia yang mendiami suatu desa, rusa yang menempati kawasan tertentu, populasi gajah yang hidup bergerombol di hutan.Setiap makhluk hidup selalu berhubungan (interaksi) dengan lingkungannya.Lingkungan ialah semua yang di luar sesuatu makhluk hidup.

Hubungan pertumbuhan populasi dengan lingkungannya dijelaskan sebagai berikut.

  1. Lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup disebut lingkungan biotik. Lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup tak hidup disebut lingkungan abiotik.
  2. Bila keserasian atau keseimbangan populasi dengan lingkungannya terganggu, dapat menimbulkan bencana. Misalnya, penebangan hutan secara sembarangan, menyebabkan hewan-hewan liar masuk ke daerah perkampungan, dan banjir.
  3. Jika pertumbuhan populasi hewan lebih cepat daripada populasi tumbuhan, dapat terjadi kematian hewan karena kelaparan.
  4. Akibat dari ledakan populasi penduduk yang tak terkendali:
    1. Kekurangan pangan dan pemukiman.
    2. Kurangnya kesempatan pendidikan.
    3. Menimbulkan pengangguran.
    4. Pencemaran lingkungan air, udara, dan tanah.
    5. Populasi bertambah bila yang datang dan lahir lebih banyak daripada yang mati.

 

v  Rangkuman

  1. Alat perkembangbiakan tumbuhan adalah bagian tumbuhan untuk berkembang biak sehingga dapat menghasilkan calon individu baru. Alat perkembangbiakan tumbuhan dapat terpisah dari tubuh induk dengan sengaja oleh manusia.
  2. Adanya penambahan jumlah dan ukuran sel-sel penyusun makhluk hidup, makhluk hidup akan bertambah besar ukurannya. Bertambahnya ukuran makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat kembali lagi disebut pertumbuhan.
  3. Selama pertumbuhan makhluk hidup juga mengalami kematangan organ-organ reproduksi sehingga siap untuk berkembang biak. Proses pematangan organ-organ reproduksi ini dikenak dengan istilah perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan dapat jelas diamati pada makhluk hidup yang mengalami metamorfosis dalam tahapan hidupnya.
  4. Pada manusia pematangan organ reproduksi pada umumnya terjadi pada usia remaja. Pada anak laki-laki tandanya bisa diamati dari perubahan suara dan tumbuhnya rambut di beberapa bagian tubuh. Pada anak perempuan ditandai dengan pembesaran buah dada dan menstruasi.
  5. Dalam sistem reproduksi manusia melibatkan induk jantan dan induk betina. Tiap induk memiliki organ-organ reproduksi.
  6. Organ reproduksi utama pada pria meliputi testis, vas deferens, kantong sperma, dan penis. Adapun pada wanita meliputi ovarium, oviduk, tuba fallopi, dan vagina.
  7. Pembuahan terjadi, jika sperma bertemu dengan ovum. Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot. Zigot akan terus tumbuh dan berkembang menjadi embrio sampai melahirkan.
  8. Cara perkembangbiakan makhluk hidup yang didahului dengan peristiwa pembuahan disebut perkembangbiakan generatif, yang tidak didahului oleh pembuahan disebut perkembangbiakan vegetatif.
  9. Cara perkembangbiakan vegetatif ada yang alami dan buatan (dengan bantuan manusia). Cara alami misal: biji, tunas, umbi, akar rimpang, umbi lapir. Cara buatan misal: cangkok, stek, okulasi.
  10. Kerturunan baru melalui pembiakan generatif dapat bersifat yang berbeda dengan induknus, sedang yang melalui pembiakan vegetatif tetap sama.
  11. Pembiakan vegetatif lebih banyak untungnya daripada generatif. Dengan cara vegetatif dapat diambil sifat-sifat yang baik dari tumbuhan menurut keinginan kita, misalnya dengan okulasi atau enten.
  12. Untuk menjaga kelestarian hidupnya, tumbuhan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungannya. Ada jenis tumbuhan yang selama musim kering meranggas, misalnya pohon jati, kapuk, randu. Ada yang meninggalkan bagian tubuh berupa umbi atau rimpang yang tetap hidup di dalam tanah, misalnya jahe, kentang, dan rumput.
  13. Alat perkembangbiakan berfungsi melestarikan adanya jenis tumbuhan di dunia ini.
  14. Penyebaran alat perkembangbiakan tumbuhan dapat terjadi tanpa pertolongan faktor luar, dapat pula dengan pertolongan faktor luar, yaitu: air, angin, hewan, dan manusia.
  15. Daur hidup adalah masa yang dijalani makhluk hidup dari tingkat awal dalam kehidupan manusia sampai kembali lagi pada tingkat semula.
  16. Dalam daur hidupnya ada hewan yang mengalami metamorfosis ada pula yang tidak.
  17. Hewan yang berkembang biak melalui telur dikatakan bersifat ovipar, yang melahirkan disebut vivipar, dan yang bertelur melahirkan disebut ovovivipar.
  18. Setiap populasi makhluk hidup memiliki habitat tersendiri sesuai dengan cara hidupnya.
  19. Manusia berperan penting dalam menjaga kelestarian, keserasian, dan keseimbangan pertumbuhan populasi dengan lingkungannya.

 

Latihan Soal dan Jawaban

  1. Cara berkembang biak cocor bebek … (tunas adventif/tunas daun)
  2. Cara berkembang biak jamur … (spora)
  3. Cara berkembang biak pisang … (tunas)
  4. 4.       Cara berkembang biak paramecium … (membelah diri)
  5. 5.       Bagaimana populasi bertambah? (bila yang datang atau yang lahir lebih banyak daripada yang mati atau yang pergi)
  6. 6.       Cara mengatasi peningkatan populasi penduduk dunia (bisa dengan keluarga berencana)
  7. Penyerbukan yaitu … (melekatnya serbuk sari ke kepala putik)
  8. Tujuan orang melakukan pengembangbiakan dengan cara menyambung atau menempel yaitu … (menggabung sifat dua tumbuhan yang berbeda)
  9. 9.       Cara berkembang biak dengan merunduk yaitu … (tunas tumbuh pada ujung batang batang atau ketiak daun)
  10. 10.   Pengembangbiakan dengan cara stek yaitu … (salah satu bagian tubuh induknya langsung ditanamkan ke dalam tanah)
  11. 11.   Pengembangbiakan dengan cara cangkok … (memberikan tanah pada batang yang kita kerat pada tumbuha dikotil)
  12. Pengembangbiakan dengan menempel … (batang yang berada di atas umbi akar dapat bertunas dan umbi akarnya berguna sebagai cadangan makanan)
  13. 13.   Cara berkembang biak dengan menyambung … (menggabungkan dua tanaman yang berbeda dengan cara menyambungkan masing-masing batang tumbuhan yang hendak disambung)
  14. 14.   Perlukah populasi dikendalikan? Mengapa? (perlu sekali, sebab jumlah energi dan makanan di bumi terbatas, bila populasi terus bertambah maka penduduk dunia terancam bahaya kelaparan dan kekurangan energi)
  15. Jelaskan cara berkembang biak dengan (a) umbi lapis, (b) akar tinggal, (c) umbi akar, (d) umbi batang, (e) geragih, (f) tunas adventif!

(a)  Tunasnya berupa suing yang tumbuh dari umbinya

(b)  Tunas tumbuh dari bagian batang yang menjalar di dalam tanah.

(c)   Batang yang berada di atas umbi akar dapat bertunas dan umbi akarnya berguna sebagai cadangan makanan.

(d)  Tunas tumbuh dari umbi ini.

(e)   Tunas baru tumbuh dari buku-buku batang yang menjalar.

(f)    Tunas tumbuh pada ujung batang atau ketiak daun.

 

By abdurrahman Posted in RPAL

BAB 1


MAKHLUK HIDUP

Jika kita perhatikan lingkungan di sekitar kita, banyak dijumpai beraneka ragam jenis tumbuhan dan hewan.Ada tumbuhan berkayu dan tidak berkayu, ada yang berbiji dan tidak berbiji, ada yang berukuran kecil dan ada yang besar serta masih banyak macamnya.Demikian juga dengan hewan, ada yang bertelur, ada yang beranak, pemakan tumbuhan atau pemakan daging, hidup di darat atau di air, dan sebagainya.Tumbuhan, hewan, dan manusia merupakan makhluk hidup.Sedangkan makhluk tak hidup atau benda mati, misalnya tanah, air, udara, batu, dan lain-lain. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai ketergantungan makhluk hidup dengan lingkungannya, ciri-ciri dan pengelompokkannya.

Makhluk Hidup di Sekitar Kita

Tempat di mana makhluk hidup berada untuk melangsungkan kehidupannya disebut habitat. Misalnya: habitat harimau adalah hutan. Setiap individu makhluk hidup memerlukan makhluk hidup yang lain, dan komponen tak hidup dari lingkungannya. Kumpulan individu makhluk hidup dengan lingkungannya akan membentuk:

  1. Populasi, yaitu kumpulan makhluk hidup sejenis yang menempati suatu habitat. Misalnya populasi ikan di kolam.
  2. Komunitas, yaitu kumpulan makhluk hidup berbagai jenis yang menempati suatu habitat. Misalnya komunitas hutan, komunitas sawah. Suatu komunitas akan terganggu jika ada anggotanya yang dimusnahkan.

 

Ciri-ciri Makhluk Hidup

Makhluk hidup mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang dapat membedakannya dengan benda mati.Sifat atau ciri-ciri makhluk hidup itu adalah sebagai berikut.

  1. Bergerak

Setiap makhluk hidup melakukan gerak.Hewan dan manusia dapat bergerak dan berpindah tempat dengan bebas.Gerakan tumbuhan terjadi pada ujung batang dan ujung akar.

  1. Bernafas

Makhluk hidup bernafas mengambil oksigen (O2) dari udara.Manusia dan hewan yang hidup di darat bernafas dengan paru-paru.Hewan yang hidup di air umumnya bernafas dengan insang.Tumbuhan mengambil oksigen lewat lubang-lubang kecil di permukaan daun, disebut stomata (mulut daun).

  1. Mengalami pertumbuhan dan berkembang biak

Manusia mulai dari bayi tumbuh menjadi anak kecil lalu menjadi orang dewasa.Tumbuhan mulai dari biji kemudian berkecambah dan tumbuh menjadi besar.Telur ayam menetas menjadi anak ayam dan tumbuh menjadi ayam dewasa. Untuk menghindari dari kepunahan, makhluk hidup berkembang biak menghasilkan keturunan.

  1. Memerlukan makan

Makhluk hidup membutuhkan zat-zat yang diperlukan tubuh yang diperoleh dari makanan.Zat-zat penting digunakan makhluk hidup untuk memperoleh tenaga (energi), proses pertumbuhan, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak.

  1. Peka terhadap rangsang

Manusia dan hewan mempunyai alat indra untuk menerima rangsang dari luar. Mata menerima rangsang cahaya, telinga menerima getaran suara, lidah menerima rangsang suatu zat dan seterusnya. Batang suatu tanaman akan mengarah pada datangnya sumber cahaya, dan akarnya mengarah pada sumber air. Ada juga tanaman yang peka terhadap sentuhan.Misal: putri malu.

  1. Mengeluarkan zat sisa

Makanan dan air yang dikonsumsi makhluk hidup tidak semuanya dapat diserap oleh tubuh.Zat-zat sisa dikeluarkan oleh tubuh melalui alat pengukuran.Misalnya kulit mengeluarkan keringat, ginjal mengeluarkan air seni, sisa-sisa makanan di dikeluarkan melalui anus.

  1. Memerlukan suhu tertentu

Makhluk hidup memerlukan batasan suhu lingkungan tertentu untuk hidup.Tumbuhan dan hewan mempunyai suhu rata-rata 5OC-40O C agar dapat hidup dengan baik pada lingkungannya.

 

Penggolongan Makhluk Hidup

Makhluk hidup di sekitar kita dikelompokkan menjadi dua golongan besar, yaitu dunia tumbuhan (flora) dan dunia hewan (fauna). Tumbuhan dan hewan masing-masing akan dikelompokkan lagi menjadi golongan-golongan yang lebih kecil. Penggolongan tersebut berdasarkan banyak sedikitnya persamaan yang ada.Pada tumbuhan, misalnya berdasarkan perakaran, bentuk batang, bentuk pertulangan daun, dan sebagainya.Pada hewan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, memiliki sayap atau tidak, jumlah kaki, dan sebagainya.

  • Penggolongan Tumbuhan
  1. Tumbuhan di sekitar kita beraneka ragam. Keanekaragaman tumbuhan dapat digolong-golongkan atau diklasifikasikan.
  2. Tingkatan klasifikasi pada tumbuhan pada umumnya ada 6 kelompok, yaitu dari yang kecil ke yang besar, berturut-turut disebut sebagai spesies, genus, familia, ordo, kelas, dan divisio.
  3. Kelompok yang paling besar dalam dunia tumbuhan disebut divisio.
  4. Tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua divisio, yaitu tumbuhan berbiji dan tumbuhan tidak berbiji.
  5. Tumbuhan tidak berbiji ada empat golongan, yaitu tumbuhan belah atau schizophyta, thallus atau thallophyta, tumbuhan lumut atau byrophyta, tumbuhan paku atau pteridophyta.
  6. Tumbuhan biji dapat dibedakan menjadi dua:
    1. Tumbuhan berbiji dapat terbuka: mlinjo, pakis haji.
    2. Tumbuhan berbiji tertutup dibedakan menjadi dua: dikotil dan monokotil.
    3. Tumbuhan dikotil terdiri dari beberapa macam suku antara lain:

-          Suku mangga-manggaan: mangga, kedondong, jambu mete.

-          Suku tumbuhan bunga dan kupu-kupu: kacang tanah, kacang panjang, dan lain-lain.

-          Suku johar-joharan: asam, johar.

-          Suku terung-terungan: terung, lombok, tomat.

-          Suku kapas-kapasan: kapas, kembang sepatu.

-          Suku mimosa-mimosaan: petai, lamtoro, jengkol.

  1. Tumbuhan Monokotil terdiri dari bermacam-macam suku.

-          Suku palma: kelapa, sagu, nipah.

-          Suku rumput-rumputan: padi, jagung, ilalang.

-          Suku pisangan: pisang, pisang kipas, dan lain-lain.

  1. Ciri-ciri tumbuhan berdaun lembaga atau dikotil:
    1. Dikenal dari kedua keping biji (dau lembaganya).
    2. Mempunyai akar tunggang.
    3. Dalam batang dan akar mempunyai kambium sehingg dapat tumbuh besar.
    4. Daunnya mempunyai tulang dengan susunan menyirip atau menjari seperti jari-jari tangan.
    5. Bijinya berkeping dua/berdaun lembaga. Keping biji merupakan tempat cadangan makanan yang digunakan pada waktu biji tumbuh.
    6. Beberapa golongan Dikotil:
      1. Tumbuhan getah-getahan (Euphorbiaceae)

Tumbuhan getah-getahan itu bila dilukai tubuhnya mengeluarkan gerah berwarna putih, misalnya karet.Indonesia merupakan penghasil karet alam terbesar yang dikirim ke luar negeri.

  1. Tumbuhan Bunga Kupu-kupu (Papilionaceae).

Mahkota tumbuhan ini seperti kupu-kupu dan terdiri dari 5 daun mahkota bunga.Tumbuhan ini sebagai penghasil protein dan lemak nabati (kacang hijau, kedelai, kacang merah, kacang tanah, kacang tanah penghasil lemak).

  1. Tumbuhan terung-terungan (Solanaceae)

Semua tumbuhan terung-terungan baik kelopak maupun mahkota bunganya lekat (tumbuhan bermahkota lekat).

  1. Ciri-ciri tumbuhan monokotil: berakar serabut, tidak mempunyai kambium, bijinya berkeping satu.
  2. Daun tumbuhan monokotil: daun dengan tulang yang sejajar atau melengkung.
  3. Bunga tumbuh-tumbuhan monokotil: bunganya mempunyai bagian-bagian yang masing-masing jumlahnya merupakan kelipatan angka tiga.
  4. Tumbhan biji terbuka atau Gymnospermae adalah tumbuhan yang bakal bijinya tidak terbungkus di dalam bakal buah. Contoh: damar, tusam, abiesbalsamae, melinjo, pakis haji.

 

  • Penggolongan Hewan
  1. Istilah yang dipakai pada penggolongan hewan pada umumnya sama seperti pada tumbuh-tumbuhan. Urutan dari kecil ke besar, yaitu species, genus, familia, ordo, kelas, dan phylum. Pengelompokan terbesar adalah phylum.
  2. Hewan di bumi kita dibagi dalam dua golongan besar yaitu Hewan Tak Bertulang Belakang (Avertebrata) dan Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata).
  3. Hewan tak bertulang belakang terdiri hewan bersel satu (Protozoa); hewan berpori (Porifera); hewan berongga (Coelentarata); hewan cacing (Vermes); hewan berbuku-buku (Arthodproda), hewan lunak (Mollusca); hewan berkulit duri (Echinodermata).
  4. Protozoa, tubuhnya berasal dari satu sel tunggal. Contoh: Amuba, Paramaecium, dan Euglena.
  5. Porifera, tubuhnya terdiri atas banyak sel, tetapi belum ada saraf dan otot. Pori halus dalam tubuhnya merupakan jalan masuk air. Di dalam terdapat sel-sel berbulu cambuk yang berguna untuk menyerap makanan yang larut bersama air yang melewatinya. Hewan itu disebut hewan spon. Contoh: Ascetta.
  6. Coelentarata, tubuhnya berongga. Mereka mempunyal alat berupa sel-sel dengan rambut yang mengandung racun yang dapat ditusukkan ke dalam tubuh mangsanya. Contoh: Hidra.
  7. Vermes, bentuk tubuh ada yang seperti pita (pipih) dan bulat panjang (gilig). Contoh: cacing hati, cacing getar, cacing tanah, dll.
  8. Arthropoda, kaki hewan berbuku-buku tersusun dari batang yang bersendi. Ada kelompok hewan ini:

-          Serangga (Insecta), badan serangga terdiri atas 3 bagian. Kakinya 3 pasang, tiap ruas dada mempunyai sepasang kaki. Biasanya bersayap dua pasang. Dadanya terdiri 3 ruas. Serangga merupakan makhluk hidup yang paling banyak jenisnya. Di dunia terdapat 700.000 serangga, contoh: nyamuk, lalat, dan lain-lain.

-          Udang-udang (Crustaceae)

-          Laba-laba (Arachnoida), badannya terbagi menjadi 2 bagian. Kakinya 4 pasang. Laba-laba tidak bersayap dan badannya menjadi satu dengan kepala. Contoh: laba-laba dan caplak anjing.

  1. Mollusca, tubuhnya lunak, tidak berbuku-buku, dan kaya lendir. Ada 3 golongan hewan lunak: kerang, ikan cumi-cumi, dan siput.

-          Kerang (Lamilibranchiata), tubuhnya terdiri atas kaki di tengah-tengah dengan sepasang insang berbentuk lempeng di kanan kirinya. Tubuh kerang dilindungi oleh rumah yang terdiri atas dua bagian yang dapat terbuka dan tertutup. Pada kulit kerang terdapat lapisan mutiara.

-          Ikan Cumi-cumi (Caphalopoda), ia mengeluarkan cairan hitam untuk melindungi dirinya.

-          Siput (Gastrophoda)

  1. Echinodermata, duri-duri kecil dan zat kapur banyak terdapat di kulitnya (terasa kasar). Contoh: bintang laut (Asteroida), landak laut (Echinoida), lilia laut (Crinoidae), tripang (Holothuroidae).
  2. Vertebrata ada lima kelompok:
    1. Ikan (Pisces), hidup di air & bernapas dengan insang. Pada umumnya mempunyai kulit yang bersisik, suhu tubuhnya mengikuti suhu air di sekitarnya.
    2. Hewan Ampibi (Amphibia), hidup di air maupun di darat. Ia berdarah dingin, suhunya sesuai dengan suhu di sekitarnya. Ampibi dewasa bernapas dengan paru-paru dan melalui kulitnya. Ampibi yang belum dewasa hidup di air dan bernapas dengan insang.
    3. Repti (Reptilia), tubuhnya penuh sisik, berdarah dingin, bernapas dengan paru-paru, suhunya sesuai dengan lingkungan. Contoh: cicak, ulat, buaya, kura-kura, kadal, dan penyu.
    4. Burung (Aves), tubuhnya tertutup oleh bulu, berdarah panas, suhu tubuhnya tetap meskipun suhu di sekitarnya berubah.
    5. Hewan Menyusui (Mamalia), berdarah panasdan bernapas dengan paru-paru. Biasanya mempunyai dua pasang anggota badan dan hidup di darat, tetapi ada pula yang hidup di laut.

 

Rangkuman

Divisi à Kelas à Bangsa à Suku à Marga à Jenis

Contoh: Penggolongan kacang tanah

Jenis

Marga

Suku

Bangsa

Kelas

Divisi

Kacang tanah

Group kacang tanah

Tumbuhan bunga kupu-kupu

Bangsa tumbuhan bunga kupu-kupu

Dikotil

Tumbuhan biji

 

Alam tumbuhan dibagi dua kelompok besar (divisi), yaitu divisi tumbuhan spora dan divisi tumbuhan biji.

 

 

Bagan Jenis-jenis Hewan

 

Latihan Soal dan Jawaban

  1. Usaha pelestarian terhadap hewan-hewan langka dengan jalan … (mengadakan suaka margasatwa)
  2. Kecuali air, makhluk hidup membutuhkan … (udara)
  3. Apakah arti fotosintesis? (memasak makanan/asimilasi)
  4. Berikan contoh hewan tidak bertulang belakang! (Bangsa serangga, laba-laba, cacing, hewan lunak, dsb)
  5. Kita memelihara kerbau dan lembu untuk dihasilkan … (daging dan tenaganya)
  6. Hewan di sekitar kita dapat dibedakan atas dua macam, yaitu … (liar dan piaraan)
  7. Hewan sebagai makhluk hidup berkembang biak, artinya … (menurunkan sifat dan jenisnya)
  8. Contoh-contoh hewan liar yaitu … (singa, harimau, gajah, badak, serigala, badak, banteng, dan lain-lain)
  9. Kerbau dan lembu kita manfaatkan tenaganya untuk … (membajak)
  10. Hewan liar dapat kita jumpai di … (kebun binatang, hutan belantara)
  11. Sebutkan hewan yang tergolong hewan herbivora! (kambing, kerbau, lembu, kelinci, kuda, dsb.)
  12. Contoh hewan piaraan … (ayam, itik, kambing, kerbau, lembu, dan sebagainya)
  13. Yang termasuk hewan pemangsa segalanya (omnivora) … (musang, tikus, beruang)
  14. Kotoran ayam dapat digunakan sebagai … (pupuk kandang)
  15. Cacing tanah dapat … (menyuburkan tanah)
  16. Urutan metamorfosis katak … (telur, berudu, berudu berkaki, katak berekor, katak dewasa)
  17. Adaptasi yaitu … (cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya)
  18. Bagaimana jika hewan dikelompokkan atas makanannya? (herbivora, karnivora, dan omnivora)
  19.  Perbedaan hewan dengan tumbuhan yaitu … (Dinding sel tumbuh-tumbuhan mengandung selulosa, sedangkan dinding sel hewan tidak. Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri dengan cara fotosintesis, sedangkan hewan tidak. Hewan (herbivora) hidupnya tergantung pada tumbuhan yang berhijau daun. Kelebihan makanan hasil fotosintesis oleh tumbuhan disimpan sebagai tepung, ini merupakan makanan cadangan bagi tumbuh-tumbuhan, hewan tidak.)

<=>_*O*_<=>

By abdurrahman Posted in RPAL